Skip to main content

Apa itu Tari CETA

 Jaipongan secara legitimasi merupakan bentuk kesenian yang tidak asing bagi masyarakat Jawa Barat. Tari Jaipongan yang diciptakan oleh Gugum Gumbira telah memberikan kontribusi signifikan serta menjadi sumber inspirasi bagi para kreator tari dalam proses penciptaan karya. Seiring dengan perkembangan waktu, para koreografer di Jawa Barat kemudian melahirkan bentuk-bentuk tari baru, salah satunya adalah Tari Ceta yang terinspirasi dari Jaipongan.

Namun demikian, Tari Ceta tidak hanya bersumber dari Jaipongan semata. Berbagai unsur kesenian lain turut dimanifestasikan di dalamnya, seperti pencak silat, tari topeng, tari keurseus, tari wayang, serta beragam kesenian Nusantara lainnya. Bahkan, unsur-unsur dari budaya populer global, seperti hip-hop dan K-pop, dapat diolah dan diintegrasikan sebagai bagian dari manifestasi gerak dalam Tari Ceta.

Tari Ceta merupakan bentuk kebebasan ekspresi dengan pola garap tari yang memberikan ruang kreativitas yang luas bagi penciptanya. Meskipun bersifat terbuka dan fleksibel, Tari Ceta tetap memiliki aspek-aspek yang membentuk ciri dan identitas tersendiri. Aspek-aspek tersebut meliputi ragam gerak, gerak pokok, transisi gerak, desain kostum, serta unsur-unsur pendukung lainnya yang dirancang secara konseptual agar Tari Ceta memiliki karakter ciri  khas tersendiri.


By SF

Comments

Popular posts from this blog

Biografi Pendiri Jawara Dance Studio

  Sigit Febrianto, S.Sn  merupakan seorang pelatih tari dan penari tradisional di Indonesia yang aktif dalam pengembangan dan pelestarian seni pertunjukan. Ia memperoleh gelar Sarjana Seni dari Program Studi Tari, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung —yang kini telah bertransformasi menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung) —pada tahun 2015 . Saat ini, ia tengah menempuh program Magister Penciptaan Seni (S2) dengan minat utama pada penciptaan tari di ISBI Bandung . Selain aktif berkarya sebagai seniman dan pendidik, Sigit Febrianto juga berperan dalam bidang keolahragaan, khususnya pada cabang Dance Sport . Ia dipercaya sebagai pelatih sekaligus anggota pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang , yang berfokus pada pembinaan prestasi dan pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga seni tari. Riwayat Pendidikan Sekolah Dasar (SDN Salep Komplek Suka Menak) , tahun 1996–2002 Sekolah Menengah Pertama ...

Uji Kompetensi

  Kegiatan   Uji Kompetensi   di   Sanggar Tari “Jawara Dance Studio”   merupakan bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk   menilai tingkat pencapaian hasil belajar peserta didik   setelah mengikuti program pelatihan selama satu tahun. Uji kompetensi ini dilaksanakan   satu kali dalam setahun atau pada akhir setiap semester , sebagai bentuk penilaian menyeluruh terhadap perkembangan kemampuan teknis, artistik, dan pemahaman peserta dalam bidang seni tari. Melalui kegiatan ini, peserta didik diuji dalam berbagai aspek, meliputi  penguasaan teknik gerak tari, ketepatan irama, ekspresi dan penjiwaan, kemampuan koreografi, serta pemahaman terhadap nilai-nilai estetika dan budaya yang terkandung dalam tarian . Selain aspek artistik, uji kompetensi juga menilai  kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika berkesenian  selama proses pelatihan berlangsung. Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan di bawah pengawasan...

Karya Tari KIRINCING JAGAT

KIRINCING JAGAT Karya Tari Kreasi Bernuansa Tradisi Nusantara   A. Deskripsi Umum Kirinçing Jagat  merupakan karya tari kreasi baru yang terinspirasi dari kekayaan budaya tradisional Indonesia, khususnya dari akar seni pertunjukan  Sisingaan  yang berasal dari Subang, Jawa Barat. Karya ini memadukan unsur tradisi lokal dengan pendekatan koreografi kontemporer yang menggambarkan dinamika sosial, semangat pergaulan, serta identitas kolektif generasi muda Indonesia. Diciptakan pada tahun  2017 , karya ini mengusung konsep lintas budaya Nusantara yang dikemas secara kreatif dan modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya leluhur.   B. Tema Karya Tema utama dalam tari  Kirinçing Jagat  adalah  "Tari Pergaulan" . Tema ini dipilih sebagai representasi interaksi sosial antar individu dalam masyarakat multikultural, yang mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, dan energi positif pemuda-pemudi sebagai generasi penerus ba...