Skip to main content

Biografi Pendiri Jawara Dance Studio

 




Sigit Febrianto, S.Sn merupakan seorang pelatih tari dan penari tradisional di Indonesia yang aktif dalam pengembangan dan pelestarian seni pertunjukan. Ia memperoleh gelar Sarjana Seni dari Program Studi Tari, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung—yang kini telah bertransformasi menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung)—pada tahun 2015. Saat ini, ia tengah menempuh program Magister Penciptaan Seni (S2) dengan minat utama pada penciptaan tari di ISBI Bandung.

Selain aktif berkarya sebagai seniman dan pendidik, Sigit Febrianto juga berperan dalam bidang keolahragaan, khususnya pada cabang Dance Sport. Ia dipercaya sebagai pelatih sekaligus anggota pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang, yang berfokus pada pembinaan prestasi dan pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga seni tari.

Riwayat Pendidikan

  • Sekolah Dasar (SDN Salep Komplek Suka Menak), tahun 1996–2002
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri 03 Subang), tahun 2002–2005
  • Sekolah Menengah Atas (SMA PGRI II Subang), tahun 2005–2008
  • Program Sarjana (S-1) Seni Tari, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung — sebelumnya Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung, tahun 2010–2015
  • Program Magister Penciptaan Seni Tari (S2) dengan minat utama pada penciptaan tari di ISBI Bandung. Tahun 2025-sekarang

Pengalaman Kerja

1. Koreografer Sanggar Seni Way Talatah, Subang
Tahun 2014 – Sekarang
Bertanggung jawab dalam pengelolaan kegiatan kesenian, pembinaan penari, serta penciptaan karya tari tradisional dan kreasi baru. Selain itu, aktif dalam merancang program pelatihan tari, mengembangkan metode pengajaran berbasis kearifan lokal, serta memperluas jejaring kerja sama antar-sanggar seni di tingkat regional maupun nasional.

2. Pimpinan dan Koreografer Sanggar Tari “Jawara Dance Studio”, Bandung Barat
Tahun 2020 – Sekarang
Memimpin kegiatan artistik, pendidikan, dan manajerial di lingkungan sanggar, termasuk perencanaan kurikulum pelatihan, penyelenggaraan pertunjukan, serta pembinaan generasi muda dalam bidang tari. Di bawah kepemimpinannya, Jawara Dance Studio aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kesenian daerah maupun nasional.

3. Pimpinan Proyek “Jawara Project” dan “Jawara Travel”
Tahun tidak disebutkan (aktif hingga sekarang)
Menginisiasi dan memimpin proyek berbasis seni dan budaya yang berfokus pada pengembangan kreativitas, produksi pertunjukan, serta promosi pariwisata berbasis seni tari tradisional dan modern. Melalui proyek ini, turut berkontribusi dalam memperkenalkan potensi seni dan budaya lokal ke ranah yang lebih luas.

4. Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang
Periode aktif tidak disebutkan
Menjabat sebagai pelatih dan koreografer pada cabang olahraga Dance Sport, yang mencakup kategori tari tradisional dan show dance. Berperan dalam pembinaan atlet, penyusunan kurikulum latihan, serta peningkatan prestasi olahraga tari di tingkat daerah dan provinsi.

Pengalaman Seni

Tahun 2012

  • Menjadi talenta dalam ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat.
  • Penampil dalam kegiatan ISOLA Dancing 12 Hours di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
  • Peserta dalam kegiatan 1st Social Dance “Dancing on The Street” di Braga, Bandung, yang berhasil memecahkan Rekor MURI sebagai penari salsa pasangan terlama (3 jam tanpa henti).
  • Penampil dalam acara TIENS Indonesia Award Celebration di Istora Senayan, Jakarta.

Tahun 2013

  • Talenta sekaligus panitia dalam kegiatan budaya Napak Jagat.
  • Penari dalam Konser Akbar INDOSIAR ke-18 “Color Indonesia”.
  • Penari dalam acara TRANS ke-11 untuk Indonesia.

Tahun 2014

  • Penampil dalam 9th Kagoshima Asian Youth Arts Festival di Kagoshima, Jepang (16–22 Oktober 2014).
  • Penari dalam 12th TRANS Performing Arts for Indonesia.
  • Penampil dalam pertunjukan Viva La Vida yang ditayangkan di ANTV.

Tahun 2015

  • Talenta yang mewakili Indonesia pada Anseong Namsadang Baudeogi Festival di Anseong, Korea Selatan.

Tahun 2016

  • Penari dalam karya Mulat Sarira Nagri Parahyangan pada acara Pameran Patung Nyoman Nuarta dan Pameran Bersama Perupa Muda Indonesia, dengan koreografer Eko Supriyanto.
  • Penampil dalam International Travel Expo (ITE) di Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam (7–11 September 2016).
  • Diundang oleh Duta Besar Indonesia untuk Dewan Nasional Bidang Kebudayaan, Seni, dan Sastra (NCCAL) di Kuwait.

Tahun 2017

  • Koreografer dalam acara Isola Dancing 12 Hours (edisi ke-7) yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Tari, Universitas Pendidikan Indonesia.
  • Penampil dalam Bandung Dance Festival ke-4 di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

Tahun 2018

  • Menerima penghargaan partisipasi terbaik dalam acara 10th Rumah Kreatif Wajiwa Foundation (27 Januari 2018).
  • Penari dalam ajang Piala Presiden.
  • Peserta dalam kegiatan Media Art Expression in Public Spaces di Grage City Mall, Cirebon.

Tahun 2019

  • Penari dalam Bandung Dance Festival ke-5.

Tahun 2020

  • Meraih penghargaan sebagai Koreografer Terbaik dalam ajang Pasanggiri Jaipong Kreasi Jawa Barat.
  • Menampilkan 10 karya tari pilihan dalam kegiatan West Bandung Innovative Dance Festival.

Tahun 2021

  • Meraih penghargaan Koreografer Terbaik Tingkat Nasional (Medali Emas) pada ajang Galuh Pakuan Cup V 2021.
  • Medali Emas untuk kategori Show Dance Choreographer pada Kualifikasi Porprov IODI Dance Sport.
  • Medali Perunggu untuk kategori Traditional Dance Choreographer pada Kualifikasi Porprov IODI Dance Sport.

Comments

Popular posts from this blog

Uji Kompetensi

  Kegiatan   Uji Kompetensi   di   Sanggar Tari “Jawara Dance Studio”   merupakan bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk   menilai tingkat pencapaian hasil belajar peserta didik   setelah mengikuti program pelatihan selama satu tahun. Uji kompetensi ini dilaksanakan   satu kali dalam setahun atau pada akhir setiap semester , sebagai bentuk penilaian menyeluruh terhadap perkembangan kemampuan teknis, artistik, dan pemahaman peserta dalam bidang seni tari. Melalui kegiatan ini, peserta didik diuji dalam berbagai aspek, meliputi  penguasaan teknik gerak tari, ketepatan irama, ekspresi dan penjiwaan, kemampuan koreografi, serta pemahaman terhadap nilai-nilai estetika dan budaya yang terkandung dalam tarian . Selain aspek artistik, uji kompetensi juga menilai  kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika berkesenian  selama proses pelatihan berlangsung. Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan di bawah pengawasan...

Karya Tari KIRINCING JAGAT

KIRINCING JAGAT Karya Tari Kreasi Bernuansa Tradisi Nusantara   A. Deskripsi Umum Kirinçing Jagat  merupakan karya tari kreasi baru yang terinspirasi dari kekayaan budaya tradisional Indonesia, khususnya dari akar seni pertunjukan  Sisingaan  yang berasal dari Subang, Jawa Barat. Karya ini memadukan unsur tradisi lokal dengan pendekatan koreografi kontemporer yang menggambarkan dinamika sosial, semangat pergaulan, serta identitas kolektif generasi muda Indonesia. Diciptakan pada tahun  2017 , karya ini mengusung konsep lintas budaya Nusantara yang dikemas secara kreatif dan modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya leluhur.   B. Tema Karya Tema utama dalam tari  Kirinçing Jagat  adalah  "Tari Pergaulan" . Tema ini dipilih sebagai representasi interaksi sosial antar individu dalam masyarakat multikultural, yang mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, dan energi positif pemuda-pemudi sebagai generasi penerus ba...