Skip to main content

Pelatihan Tari Reguler

Program Pelatihan Tari Reguler merupakan kegiatan pembelajaran seni tari yang diselenggarakan secara terstruktur dan berkesinambungan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan sesuai dengan kurikulum pembinaan seni tari di Sanggar Tari “Jawara Dance Studio”. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh kepada peserta didik, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat terampil, dengan pendekatan pedagogis yang menekankan pada aspek teknik, ekspresi, dan pemahaman nilai-nilai budaya dalam tari.

Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk peserta yang tidak hanya mampu menguasai gerak tari secara teknis, tetapi juga memahami makna dan filosofi di balik setiap ragam gerak, iringan musik, serta unsur pendukung pertunjukan lainnya. Proses pembelajaran dilakukan melalui metode demonstratif, partisipatif, dan praktik langsung di bawah bimbingan pelatih profesional yang memiliki kompetensi di bidang seni tari tradisional dan kreasi.

Setiap tingkat pelatihan dilaksanakan dalam periode waktu tertentu dengan pencapaian kompetensi yang telah ditentukan. Pada akhir masa pelatihan di setiap tingkat, peserta akan mengikuti ujian kenaikan tingkat sebagai bentuk evaluasi terhadap kemampuan teknis, pemahaman estetis, serta kedisiplinan selama proses pembelajaran. Peserta yang dinyatakan lulus berhak melanjutkan ke jenjang pelatihan berikutnya atau berpartisipasi dalam kegiatan pertunjukan yang diselenggarakan oleh sanggar.

Melalui program Pelatihan Tari Reguler ini, Sanggar Tari “Jawara Dance Studio” berupaya mencetak generasi muda yang berkompeten, berkarakter, dan berbudaya, sekaligus turut berperan aktif dalam pelestarian dan pengembangan seni tari Indonesia di tengah arus globalisasi.






Comments

Popular posts from this blog

Biografi Pendiri Jawara Dance Studio

  Sigit Febrianto, S.Sn  merupakan seorang pelatih tari dan penari tradisional di Indonesia yang aktif dalam pengembangan dan pelestarian seni pertunjukan. Ia memperoleh gelar Sarjana Seni dari Program Studi Tari, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung —yang kini telah bertransformasi menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung) —pada tahun 2015 . Saat ini, ia tengah menempuh program Magister Penciptaan Seni (S2) dengan minat utama pada penciptaan tari di ISBI Bandung . Selain aktif berkarya sebagai seniman dan pendidik, Sigit Febrianto juga berperan dalam bidang keolahragaan, khususnya pada cabang Dance Sport . Ia dipercaya sebagai pelatih sekaligus anggota pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang , yang berfokus pada pembinaan prestasi dan pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga seni tari. Riwayat Pendidikan Sekolah Dasar (SDN Salep Komplek Suka Menak) , tahun 1996–2002 Sekolah Menengah Pertama ...

Karya Tari KIRINCING JAGAT

KIRINCING JAGAT Karya Tari Kreasi Bernuansa Tradisi Nusantara   A. Deskripsi Umum Kirinçing Jagat  merupakan karya tari kreasi baru yang terinspirasi dari kekayaan budaya tradisional Indonesia, khususnya dari akar seni pertunjukan  Sisingaan  yang berasal dari Subang, Jawa Barat. Karya ini memadukan unsur tradisi lokal dengan pendekatan koreografi kontemporer yang menggambarkan dinamika sosial, semangat pergaulan, serta identitas kolektif generasi muda Indonesia. Diciptakan pada tahun  2017 , karya ini mengusung konsep lintas budaya Nusantara yang dikemas secara kreatif dan modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya leluhur.   B. Tema Karya Tema utama dalam tari  Kirinçing Jagat  adalah  "Tari Pergaulan" . Tema ini dipilih sebagai representasi interaksi sosial antar individu dalam masyarakat multikultural, yang mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, dan energi positif pemuda-pemudi sebagai generasi penerus ba...

Uji Kompetensi

  Kegiatan   Uji Kompetensi   di   Sanggar Tari “Jawara Dance Studio”   merupakan bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk   menilai tingkat pencapaian hasil belajar peserta didik   setelah mengikuti program pelatihan selama satu tahun. Uji kompetensi ini dilaksanakan   satu kali dalam setahun atau pada akhir setiap semester , sebagai bentuk penilaian menyeluruh terhadap perkembangan kemampuan teknis, artistik, dan pemahaman peserta dalam bidang seni tari. Melalui kegiatan ini, peserta didik diuji dalam berbagai aspek, meliputi  penguasaan teknik gerak tari, ketepatan irama, ekspresi dan penjiwaan, kemampuan koreografi, serta pemahaman terhadap nilai-nilai estetika dan budaya yang terkandung dalam tarian . Selain aspek artistik, uji kompetensi juga menilai  kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika berkesenian  selama proses pelatihan berlangsung. Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan di bawah pengawasan...