Sanggar Tari “Jawara Dance
Studio” didirikan pada hari Sabtu, 5 September 2020, sebagai wadah
pelestarian dan pengembangan seni tari tradisional di Indonesia. Sanggar ini
dipimpin oleh Sigit Febrianto, S.Sn., seorang lulusan Program Studi
Seni Tari, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung tahun 2015. Beliau
merupakan putra dari Sanggar Way Talatah Subang, yang dikenal sebagai
salah satu sanggar seni daerah yang aktif dalam mempertahankan nilai-nilai
budaya tradisional. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman tersebut,
Sigit Febrianto, S.Sn berperan sebagai pendiri sekaligus pelatih utama
di “Jawara Dance Studio”.
Sebagai lembaga pendidikan
nonformal, Jawara Dance Studio memiliki tujuan utama untuk melestarikan,
mengembangkan, serta mentransformasikan nilai-nilai budaya Nusantara melalui
kegiatan pelatihan tari. Melalui kegiatan pembelajaran yang terstruktur,
sanggar ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan, keterampilan, serta
pengalaman artistik kepada para siswa, sehingga mereka tidak hanya
menguasai teknik tari, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa kebersamaan,
disiplin, tanggung jawab, dan semangat berbudaya.
Dalam upaya mendukung kreativitas
dan regenerasi penari muda, sanggar ini telah melahirkan sebuah kelompok
komunitas tari bernama “Jawara Squad”. Kelompok ini dikenal karena
karya-karya tarinya yang inovatif, kreatif, serta memadukan unsur
tradisional dan modern. Fokus utama Jawara Squad terletak pada
pengembangan tari tradisional Sunda dan Jawa dengan sentuhan modern,
akrobatik, dan kontemporer. Kelompok ini terdiri dari 20 penari muda
berbakat — terdiri atas 10 penari laki-laki dan 10 penari perempuan
— yang memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan seni tari Indonesia.
Seiring meningkatnya minat
masyarakat terhadap kegiatan seni, Sigit Febrianto, S.Sn., membuka program
pelatihan tari reguler yang dapat diikuti oleh masyarakat umum. Program ini
mencakup pelatihan tari tradisional dan kreasi daerah Nusantara, yang
terbuka bagi peserta mulai usia 4 tahun ke atas. Dengan metode
pembelajaran yang mudah dipahami dan bimbingan langsung dari pelatih
profesional, program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter,
berbudaya, dan berdaya saing di bidang seni tari.
Kegiatan utama sanggar ini
berfokus pada pelestarian dan pengembangan seni tari tradisional melalui
proses pembelajaran dan penciptaan karya tari. Melalui kegiatan tersebut,
sanggar diharapkan dapat menjadi sarana edukatif dan kreatif bagi
masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperdalam pengetahuan dan
keterampilan dalam bidang seni tari. Selain itu, pembelajaran di sanggar ini
juga menekankan pentingnya rasa kebersamaan, tanggung jawab, disiplin, dan
semangat persatuan, sehingga peserta didik tidak hanya menguasai aspek
teknis tari, tetapi juga memiliki karakter yang berbudaya dan berkepribadian
kuat.
Melalui keberadaan “Jawara
Dance Studio”, diharapkan seni tari tradisional Indonesia dapat terus dilestarikan,
dikembangkan, dan diadaptasikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan
nilai-nilai budaya yang mendasarinya. Sanggar ini tidak hanya menjadi ruang
untuk berlatih dan berkarya, tetapi juga menjadi pusat pengembangan
kreativitas dan pembentukan jati diri seni bagi generasi penerus bangsa.
Selain itu, diharapkan seni tari
tradisional Indonesia dapat terus dilestarikan, dikembangkan, dan diapresiasi
oleh berbagai kalangan masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun
internasional.

Comments